Jelang Digitalisasi Arsip, Bawaslu Toraja Utara Diharapkan Segera Berbenah Diri
|
Toraja Utara, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Guna menertibkan proses manajemen tata usaha, persuratan dan kearsipan di lingkup kesekretariatan, Bawaslu Kabupaten Toraja Utara mengundang Koordiv Organisasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Hasmaniar Bachrun, S.Pi., M.H. sebagai narasumber pada kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Ketatausahaan, Persuratan dan Kearsipan yang digelar di kantor Bawaslu Toraja Utara pada hari ini (18/03).
\n
\nHasmaniar mengedepankan pentingnya pemahaman terhadap regulasi yang mengatur tentang tata naskah dalam lembaga Bawaslu terutama oleh staf yang menangani langsung persuratan dan pengarsipan. Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa tata kelola kearsipan ini merupakan kegiatan non tahapan jadi tugas ini merupakan pekerjaan yang terus ada.
\n
\n“Karena pengelolaan kearsipan adalah pekerjaan yang berkesinambungan maka persuratan harus sesuai dengan tata naskah yang ada di Bawaslu. Oleh karena itu kita upayakan untuk mensinergikan semuanya sebelum memasuki tahapan,” ungkapnya saat membuka kegiatan rapat koordinasi ini.
\n
\nLebih lanjut ia menjelaskan pentingnya penataan surat-surat dalam pengarsipan kemudian dapat mempermudah kinerja tugas-tugas Bawaslu Toraja Utara pada saat memasuki tahapan Pemilu atau Pemilihan. Ia mengharapkan agar staf dapat memahami secara mendalam tentang pengklasifikasian dan penomoran surat serta dapat mengetahui arsip mana sajakah yang masih mempunyai status aktif dan sebaliknya.
\n
\nHal ini ia tekankan setelah beliau menerima laporan inspeksi pengarsipan di Bawaslu Toraja Utara. Ia mengungkapkan bahwa pengarsipan di Bawaslu Toraja Utara masih belum sesuai dengan tata naskah yang ada di Bawaslu, namun hal ini bukan terjadi di Bawaslu Toraja Utara saja tapi juga terjadi di banyak Bawaslu Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.
\n
\n“Untuk itulah kita melaksanakan kegiatan ini, saya hadir disini untuk membimbing dan mengarahkan agar kearsipan kita menjadi lebih baik, menjadi lebih rapi lagi,” kata Hasmaniar.
\n
\n“Harapan saya adalah agar penataan arsip secara manual ini kedepannya harus diperbaiki agar betul-betul sesuai dengan regulasi yang mengatur tata naskah sebelum kita memasuki masa proses digitalisasi arsip ini,” lanjutnya.
\n
\n“Terakhir saya pesankan agar jangan takut dikritik sebab melalui media itulah kita bisa memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tutup Hasmaniar.
\n
\nKegiatan rapat koordinasi ini merupakan bagian dari sejumlah kegiatan dalam tahun berjalan ini yang digelar Bawaslu Toraja Utara guna memantapkan serta persiapan diri menjelang Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 mendatang.
\n
\nMenjadi peserta rapat ini yakni seluruh jajaran pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Toraja Utara.
\n
\n
"