PP.PPGT Audiensi ke Bawaslu Toraja Utara, Dorong Peran Strategis Pemuda dalam Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif
|
Toraja Utara - Upaya memperkuat kualitas demokrasi di daerah terus didorong melalui kolaborasi lintas lembaga. Hal tersebut tercermin dalam audiensi yang dilakukan Pengurus Pusat Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PP.PPGT) dengan Bawaslu Toraja Utara. Pertemuan ini membahas peran strategis generasi muda dalam pendidikan politik serta pengawasan partisipatif sebagai bagian dari penguatan demokrasi di tingkat lokal, (Rabu, 5/3).
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Toraja Utara, Brikken Linde Bonting, bersama Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bonnie Freedom. Sementara dari pihak PP.PPGT hadir Ketua Umum Malvin, yang didampingi oleh Elsap Pasulu’ dan Vikalis Lande’.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membangun kesadaran politik yang sehat dan bertanggung jawab. Pemuda dinilai memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang kritis serta berlandaskan pada nilai integritas.
Ketua Bawaslu Toraja Utara menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen PP.PPGT dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pemuda gereja. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan menjadi langkah penting dalam memperluas literasi pengawasan dan menumbuhkan budaya politik yang berintegritas.
“Kami mengapresiasi kunjungan dan semangat kolaborasi dari PP.PPGT sinergi ini menjadi energi positif dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta pendidikan demokrasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP.PPGT, Malvin, juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan hangat dari Bawaslu Toraja Utara. Ia menegaskan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk berkolaborasi dalam program-program edukasi demokrasi dan penguatan partisipasi pemuda.
“Kami siap berjalan bersama Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab, khususnya di kalangan generasi muda,” ungkapnya.
Audiensi ini juga membuka ruang pembahasan mengenai peluang kerja sama antara kedua lembaga, termasuk rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kolaborasi dalam berbagai program pendidikan politik, literasi kepemiluan, serta penguatan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kabupaten Toraja Utara
Editor: Humas Bawaslu Kabupaten Toraja Utara